Peresmian Jembatan Balong Desa Rawapanjang: Proyek Swadaya Masyarakat Rampung

Peresmian Jembatan Balong Desa Rawapanjang: Proyek Swadaya Masyarakat Rampung

Pada Kamis, 10 Oktober 2024, Panitia Pembangunan Jembatan Balong, yang dipimpin oleh Jaenawi selaku Ketua, dengan Arifin, SE sebagai Sekretaris, dan Khumaedi sebagai Bendahara, menggelar acara peresmian pembangunan Jembatan Balong. Acara ini ditandai dengan pengguntingan pita merah putih serta penandatanganan prasasti oleh panitia pembangunan.

Pembangunan jembatan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp115 juta ini merupakan proyek swadaya masyarakat tanpa bantuan dana dari Pemerintah Desa Rawapanjang. Jembatan Balong mulai dibangun pada 7 Juli 2024 dan berhasil diselesaikan pada 10 Oktober 2024, atau tepat dalam waktu 93 hari. Ini menjadi pencapaian sejarah di RW 020 dan Desa Rawapanjang karena jembatan yang memakan biaya ratusan juta rupiah tersebut sepenuhnya dibiayai oleh masyarakat setempat.

Jembatan Balong dirancang dengan spesifikasi teknis yang memenuhi standar pembangunan jembatan yang layak. Ketebalan atap jembatan mencapai 25 hingga 30 cm, bahu jalan 15 hingga 20 cm, serta didukung oleh besi wermes dan rangka cor berukuran 16 hingga 19 inci. Struktur ini memungkinkan jembatan dilalui oleh kendaraan kecil hingga besar. Dengan ketinggian atap sekitar 2 meter dari dasar got, panjang jembatan mencapai 4 meter, dan lebar 1,7 meter. Jembatan ini menjadi yang pertama di Desa Rawapanjang yang dasar jembatannya dilengkapi dengan keramik.

“Semoga jembatan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Arifin, SE di sela-sela acara peresmian. Setelah selesai dibangun, jembatan ini akan diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola dan dirawat secara mandiri. Selain itu, panitia juga merencanakan program normalisasi kali atau got untuk mengatasi masalah pendangkalan serta sampah yang kerap menyumbat aliran air, tambah Khumaedi, SH, yang diamini oleh Jaenawi.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *